SINERGI 55 KOMISARIAT IAEI SE-JAWA TIMUR KUKUHKAN KEPEMIMPINAN BARU
SURABAYA – Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Seminar dan Musyawarah Wilayah II, bertempat di Auditorium Gedung G6 lantai 3 Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus Ketintang, Jl. Ketintang No. 2, Kecamatan Gayungan, Surabaya. Acara berlangsung pada Senin (27/10/25) pukul 09.00–11.30 WIB, dan dihadiri oleh para akademisi, praktisi, serta perwakilan dari 55 Komisariat IAEI se-Jawa Timur.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan mempertimbangkan urgensi pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IAEI Jawa Timur periode 2025–2029 atau 2026–2030. Dalam forum Musyawarah Wilayah II ini, peserta diharapkan dapat menghasilkan putusan final dan mengikat mengenai Ketua dan Sekretaris Umum DPW IAEI Jawa Timur. Setelah ditetapkan, kedua pimpinan terpilih akan membentuk Tim Formatur untuk menyusun kepengurusan baru, yang selanjutnya akan diserahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IAEI untuk dilantik secara resmi.
“Mengingat urgensi kepengurusan DPW IAEI Jawa Timur 2025–2029 untuk segera dibentuk, maka Musyawarah Wilayah II IAEI Jawa Timur perlu segera diselenggarakan agar Ketua dan Sekretaris Umum terpilih dapat membentuk kepengurusan baru yang akan bekerja untuk menjalankan mandat DPP dan sinergi program bersama stakeholder lainnya,” disampaikan dalam undangan resmi panitia kepada seluruh Komisariat IAEI se-Jawa Timur.
Kaprodi Ekonomi Syariah UNIIB, M. Khanif Ardzani, M.E., delegasi komisariat IAEI, beliau menegaskan pentingnya forum ini tidak hanya sebagai agenda organisatoris, tetapi juga langkah strategis dalam memperkuat peran dan kontribusi IAEI di ranah akademik maupun sosial.
“Musyawarah kerja ini bukan hanya sekadar pemilihan, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat fondasi dan meningkatkan kontribusi IAEI Wilayah Jawa Timur terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat,” ucapnya saat diwawancarai.
Melalui proses musyawarah yang dinamis dan penuh semangat kolaborasi, forum akhirnya menetapkan Dr. H. Moch. Khoirul Anwar S.Ag., M.E.I sebagai Ketua DPW IAEI Jawa Timur dan Dr. Khoirunnisa Musari, S.T, M.MT., sebagai Sekretaris DPW IAEI Jawa Timur periode 2025–2029. Sosok beliau dikenal luas sebagai akademisi dan praktisi ekonomi Islam yang aktif berperan dalam mengembangkan jaringan dan inovasi ekonomi syariah di berbagai lini.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan hasil musyawarah, doa bersama, dan sesi foto seluruh peserta. Musyawarah Wilayah II ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan arah baru kepemimpinan IAEI Jawa Timur menuju organisasi yang lebih solid, profesional, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
