SANTRI SIDOGIRI BERSAMA DEMA-U GELAR SEMINAR ASWAJA
BANYUWANGI — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri (HMASS) Banyuwangi yang diketuai oleh Nur Kholis Muhsin, bekerja sama dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menyelenggarakan Seminar Aswaja pada Sabtu pagi (25/10/25) bertempat di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh mahasiswa UNIIB, alumni Pondok Pesantren Sidogiri, serta masyarakat umum.
Acara ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Santri di lingkungan kampus UNIIB, dengan menghadirkan pembicara ahli dalam bidangnya Ust. Ahmad Dairobi Naji asal Jember yang merupakan juga sebagai dewan pakar Annajah Center Sidogiri sekaligus penulis buku menjadi sufi berduit.

Seminar dikemas dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab, yang membahas nilai-nilai dasar Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam konteks kehidupan modern. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memperdalam kembali ajaran Aswaja yang menjadi landasan penting bagi para santri dan masyarakat pesantren, terutama di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Presiden Mahasiswa UNIIB, Aang Kunaifi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperdalam dan mengimplementasikan ajaran Aswaja dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan kegiatan seminar ini, semoga kita semua dapat memperkuat pemahaman keaswajaan dengan nilai-nilai tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan i‘tidal (adil), bukan hanya secara teoritis tetapi juga dalam praktik kehidupan nyata,” ungkapnya saat diwawancarai.
Aang juga menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini bagi mahasiswa, mengingat kampus UNIIB memiliki identitas kuat sebagai kampus berbasis Aswaja.
“Kampus kita adalah kampus Aswaja, kampus hijau, kampus Ulul Ilmi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep Aswaja secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.


Kegiatan seminar ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri di Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, sekaligus menjadi upaya kolaboratif antara HMASS dan DEMA UNIIB dalam memperkuat tradisi keilmuan dan nilai keaswajaan di lingkungan kampus.
