SAMBUT MABA, DEMA F SYARIAH GELAR PELITA MAHSYAR
BANYUWANGI – Menjelang Ujian Tengah Semester Gasal, Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F) Syariah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menggelar agenda tahunan bertajuk Pelita Mahsyar (Pengenalan Lingkungan Mahasiswa Syariah). Gelaran orientasi mahasiswa Syariah ini dilaksanakan di Bospro, Kecamatan Songgon, pada Sabtu dan Ahad, 25 – 26 Oktober 2025.
Tahun ini, penyelenggara mengangkat tema “Membangun Generasi Mahasiswa Hukum Keluarga Islam yang Visioner, Responsif, dan Bernalar Kritis” yang berorientasi pada pengembangan kemandirian berpikir mahasiswa-mahasiswa Syariah.

“Harapannya memiliki kemapuan berfikir secara mendalam, pandangan atau wawasan yang jauh kedepan dan merancang strategi yang tepat untuk mencapainya,” jelas Ketua DEMA F Syariah, Moh. Sifa’ Mashudi kepada Humas UNIIB.
Diikuti oleh 24 peserta, pelaksanaan Pelita Mahsyar dikonsep seimbang antara proses transfer wawasan dengan Pembangunan emosional. Di hari pertama, selepas dibuka oleh Dekan Fakultas Syariah terdapat tiga (3) materi yang menjadi konsumsi pengetahuan peserta, yakni kefakultasan, keorganisasian dan advokasi. Narasumber-narasumber materi tersebut diambil dari dosen dan alumni Fakultas Syariah.
Dari materi-materi di atas, Dekan, Dr. Rudi Maswanto, M.H. juga berharap mahasiswa baru Fakultas Syariah dapat berlaku adil sebagaimana prinsip dalam manhaj Aswaja An-Nahdliyah.
“Para mahasiswa baru akan diperkenalkan pada atmosfer akademik yang inklusif, moderat, dan berbasis nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah. Di sinilah mereka memulai langkah pertama untuk tumbuh menjadi insan yang menjaga keadilan, kemaslahatan, dan martabat manusia,” ujar alumni Pondok Sukorejo itu.
Kegiatan yang bersifat ta’arruf dan menjalin emosional dilakukan pada malam pertama, yakni dengan Makrab (malam keakraban). Di sana, mereka melakukan perkenalan, penyelarasan frekuensi sebagai mahasiswa Syariah, sekaligus penyampaian kesan dan pesan yang dilakukan oleh seluruh mahasiswa Syariah (kakak tingkat).

Tidak berhenti dalam makrab, Pembangunan emosional antar mahasiswa juga dilakukan di hari kedua, yang dikemas dengan outbound, sekaligus post test. Materi-materi yang telah disampaikan sebelumnya dites untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa baru benar-benar – tidak sekedar mengetahui – memahami materi.
Sifa’ juga menyatakan bahwa di samping memberi konsumsi pengetahuan dan Pembangunan emosional, serta post test, yang tak kalah penting adalah menghidupkan atmosfer yang fun agar pelaksanaan orientasi tidak terlalu tegang.
“Setelah post test, kita lakukan pendinginan. Jadi, kita melakukanpermainanyang menyenangkan. Hal ini bertujuan untuk merilekskan pikiran dan tenaga para peserta,” tukas Sifa’. Kegiatan yang berlangsung dua hari ini tentu menjadi gerbang bagi mahasiswa Fakultas Syariah untuk saling mengenal satu sama lain, serta membangun kultur akademik yang hidup di lingkungan UNIIB. Di akhir sesi, penutupan dihadiri oleh Rektor, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. dan Kaprodi Hukum Keluarga Islam (HKI), Mutamakin, M.H.
