UNIIB GELAR MUSYKER: OPTIMIS TRANSFORMATIF MENUJU KAMPUS ULUL ILMI
BANYUWANGI – Kamis (23/1/25) pagi, di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin, pimpinan bersama satuan kerja di lingkungan Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi menggelar Musyawarah Kerja. Forum ini dilaksanakan secara rutin setahun sekali. Tujuan dari diselenggarakannya Musyawarah Kerja adalah mendiskusikan program-program yang akan direncanakan oleh masing-masing satuan kerja. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.HI, selain mendiskusikan program kerja, kegiatan ini juga membincang anggaran yang dibutuhkan selama setahun.
“Hari ini mengkaji, berdiskusi bersama mengenai apa yang akan dilaksanakan berikut anggaran yang dibutuhkan dalam program-program kerja masing-masing satuan kerja,” jelasnya (23/1/25)
Selain itu, Rektor juga menghimbau untuk mengoptimalkan kegiatan ini.
“Saya berharap semuanya mengikuti ini dalam rangka fastabiqul khairat serta menunjukkan sikap optimis untuk mengupayakan Ibrahimy lebih baik ke depannya,” tambah Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.HI (23/1/25).
Setiap satuan kerja di lingkungan Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi hadir dalam kegiatan ini. Meliputi fakultas, program Pascasarjana, lembaga, unit pelaksana dan kepala biro serta kepala bagian. Juga turut hadir dalam kegiatan ini, yakni jajaran Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ibrahimy (YASMY).
Ketua YASMY, KH. Muwafiq Amir, BA memberikan pengarahan kepada peserta Musyawarah Kerja untuk senantiasa kompak dan bekerja sama; tidak hanya dalam satuan kerjanya saja, melainkan juga antar satuan kerja di lingkungan Ibrahimy.
“Keberhasilan dalam melaksanakan program kerja sangat perlu dilandasi dengan kekompakan, kerjasama dan saling membantu. Karena kita adalah super team, bukan super man,” jelas ketua yayasan tersebut (23/1/25).
Perubahan yang baru saja resmi, yakni dari Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi menjadi Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi memberikan dampak besar bagi kampus untuk mentransformasi banyak hal di dalamnya, seperti yang disampaikan KH. Muwafiq Amir, BA.
“Konsekuensi dari perubahan bentuk dari institut ke universitas adalah bahwa kampus perlu melakukan perubahan-perubahan. Perubahan manajemen, pelayanan, bahkan statuta dan Rencana Induk Pengembangan (RIP),” katanya (23/1/25).
Kegiatan ini dimulai pagi hingga siang hari. Dan setelah Dzuhur akan dilanjutkan dengan sosialisasi hasil Musyawarah Kerja dan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan yang juga dihadiri oleh semua dosen Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi. Dan besoknya, yakni Jumat (24/1/25) akan dilaksanakan Outbound yang diikuti oleh seluruh pimpinan, pegawai dan dosen di Kali Sawah, Sumberagung, Songgon.
