Mahasiswa PIAUD Institut Agama Islam Ibrahimy Gelar “Paran Lare” dan Terima Kunjungan Studi Banding dari IAI Al-Qodiri Jember

Banyuwangi, 19 Januari 2023 — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Institut Islam Ibrahimy Banyuwangi sukses menggelar kegiatan Pameran Produk Pembelajaran dan Kreativitas (Paran Lare) pada Kamis, 19 Januari 2023. Kegiatan ini terasa istimewa karena sekaligus menjadi ajang penerimaan kunjungan studi banding dari Program Studi PIAUD IAI Al-Qodiri Jember.

Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Tarbiyah ini dihadiri oleh jajaran dosen dan mahasiswa dari kedua institusi, serta mendapat sambutan hangat dari Dekan Fakultas Tarbiyah, Kaprodi PIAUD, dan para dosen pembimbing.

Ajang Kolaborasi dan Pertukaran Gagasan

Kunjungan studi banding ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan dan pengembangan Program Studi PIAUD. Rombongan dari IAI Al-Qodiri Jember dipimpin langsung oleh Kaprod PIAUD dan beberapa dosen pendamping yang disambut oleh jajaran pimpinan Fakultas Tarbiyah Institut Islam Ibrahimy.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut:

“Kami sangat berbahagia atas kedatangan rekan-rekan dari IAI Al-Qodiri Jember. Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat bertukar ide dan memperkaya wawasan dalam membentuk calon pendidik anak usia dini yang unggul dan berkarakter Islami.”

Pertemuan tersebut diawali dengan presentasi profil Fakultas Tarbiyah dan khususnya Program Studi PIAUD Institut Islam Ibrahimy. Para dosen dan mahasiswa dari kedua pihak kemudian berdiskusi mengenai kurikulum, model pembelajaran berbasis proyek, serta strategi pengembangan media edukatif bagi anak usia dini.

Pameran Produk Pembelajaran dan Kreativitas (Paran Lare PIAUD)

Sebagai bagian dari agenda studi banding, rombongan IAI Al-Qodiri juga berkesempatan mengunjungi Pameran Produk Pembelajaran dan Kreativitas (Paran Lare) yang digelar oleh mahasiswa PIAUD Institut Islam Ibrahimy.

Dalam pameran tersebut, mahasiswa menampilkan berbagai produk inovatif hasil pembelajaran di kelas, antara lain:

  1. Busy Board Islami — papan aktivitas anak berbasis nilai-nilai Islam untuk mengasah motorik halus dan mengenal huruf hijaiyah.
  2. Puzzle Cerita Nabi — media edukatif berbentuk puzzle dengan kisah nabi dan pesan moral Islami.
  3. Boneka Jari Cerita Karakter — media storytelling yang menumbuhkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan sopan santun.
  4. Kotak Emosi Anak — alat bantu mengenalkan emosi dan pengendalian diri anak usia dini.
  5. Kartu Bermain Nilai Islami — kartu permainan yang mengandung nilai-nilai kebaikan seperti tolong-menolong dan kerja sama.

Mahasiswa juga mempresentasikan secara langsung ide, proses pembuatan, hingga cara penggunaan produk-produk tersebut di hadapan tamu dari IAI Al-Qodiri Jember. Para dosen dari kedua kampus tampak antusias memberi masukan dan apresiasi terhadap karya mahasiswa.

Sinergi Akademik antar Perguruan Tinggi Islam

Kaprodi PIAUD IAI Al-Qodiri Jember dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Beliau menilai kegiatan seperti ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk melihat langsung implementasi kurikulum dan praktik pembelajaran di kampus lain.

“Kami melihat banyak hal inspiratif dari PIAUD Institut Islam Ibrahimy, terutama dalam bagaimana mahasiswa diarahkan untuk menghasilkan produk pembelajaran yang kreatif dan aplikatif. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami semua,” ungkapnya.

Selain sesi pameran, acara juga diisi dengan diskusi kelompok antar mahasiswa dari kedua kampus. Mereka saling berbagi ide mengenai penggunaan bahan bekas sebagai media belajar, metode pembelajaran sensorik, serta strategi mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kegiatan bermain anak.

Menumbuhkan Kreativitas dan Profesionalisme Calon Pendidik

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PIAUD tidak hanya belajar teori, tetapi juga aktif menerapkan pengetahuan melalui karya nyata. Kaprodi PIAUD Institut Islam Ibrahimy menegaskan bahwa Paran Lare menjadi media strategis untuk membentuk karakter kreatif dan profesional calon guru PAUD.

“Mahasiswa harus berani berinovasi dan menciptakan media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Paran Lare ini bukan hanya pameran, tetapi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan komunikatif,” jelasnya.

Kegiatan studi banding IAI Al-Qodiri Jember dan pameran “Paran Lare” PIAUD Institut Islam Ibrahimy Banyuwangi ditutup dengan sesi foto bersama, pertukaran cinderamata, dan penandatanganan nota kerja sama antarlembaga.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi akademik yang berkelanjutan dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai Islam.

Dengan semangat “Berkarya, Berbagi, dan Menginspirasi”, Program Studi PIAUD Fakultas Tarbiyah Institut Islam Ibrahimy terus berkomitmen mencetak pendidik anak usia dini yang kreatif, inovatif, dan berkarakter Islami.

Kembali ke Atas