GELARAN AKBAR BEASISWA JATIM 2026, MAHASISWA LPPD UNIIB IKUT AMBIL BAGIAN DI SURABAYA

SURABAYA — Ribuan mahasiswa dan mahasantri penerima beasiswa Lembaga Pegembangan Pesantren Dan Diniyah (LPPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 memadati kegiatan Studium Generale yang digelar di Gedung Islamic Center Provinsi Jawa Timur. Sekaligus launching Pusat Riset Pesantren Jawa Timur. LPPD Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) turut kirimkan 15 mahasiswanya dalam gelaran akbar tersebut pada Kamis (10/9/2026).

SEJAJAR: Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I., bersama Mahasiswa LPPD UNIIB.

Kehadiran mahasiswa UNIIB dalam acara ini tak lepas dari dukungan penuh pimpinan kampus. Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I., turut hadir langsung dalam kegiatan. Hal ini menunjukkan komitmen UNIIB dalam mendukung program beasiswa dan pengembangan SDM pesantren yang digagas Pemprov Jatim.

Tercatat 1.010 mahasiswa dan mahasantri jenjang M1, M2 Ma’had Aly, hingga S1, S2, S3 dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) memadati lokasi acara secara luring. Tak hanya itu, sebanyak 59 pimpinan perguruan tinggi dan Ma’had Aly mitra penyelenggara Program Beasiswa 2026 turut hadir, didampingi 35 undangan khusus dan jajaran pengurus LPPD.

Gaung acara bahkan menembus batas negara. Sebanyak 123 mahasiswa S1 dan S2 Al-Azhar Kairo, Mesir, ikut menyimak jalannya acara secara daring, berbaur bersama mahasiswa S1, S2, S3 PTKI dan mahasantri M1 Ma’had Aly penerima beasiswa angkatan 2025. Praktis, forum ini menjelma menjadi ajang silaturahmi akademik lintas generasi dan lintas benua.

Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. dalam arahannya menegaskan pentingnya mencetak intelektual berbasis pesantren dengan STEM sebagai alat bantu. Baginya, penguasaan ilmu pengetahuan mutlak harus dilandasi spiritualitas yang kuat.

Senada dengan itu, Ketua LPPD Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, M.A. menegaskan program beasiswa ini dirancang bukan sekadar bantuan biaya pendidikan sesaat. Menurutnya, program ini merupakan investasi strategis jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di lingkungan pesantren dan pendidikan Islam. Tujuannya adalah melahirkan para akademisi dan kader ulama yang kompeten dan siap berkontribusi secara nyata bagi masyarakat.

Kehadiran mahasiswa UNIIB dalam acara ini pun meninggalkan kesan tersendiri. Nor Moh Iswahyudi, salah satu mahasiswa baru penerima beasiswa, mengaku bersyukur bisa mengikuti rangkaian acara yang berjalan tertib, lancar, dan khidmat dari awal hingga akhir.

” Kami mahasiswa baru telah mendapatkan pembekalan mengenai visi-misi LPPD, hak dan kewajiban sebagai penerima beasiswa, serta wawasan keislaman, ke-Indonesiaan dan kepemimpinan.,” tuturnya.

Kegiatan ini diproyeksikan menjadi tonggak penguatan kolaborasi antara Pemprov Jatim, lembaga pesantren, dan perguruan tinggi mitra dalam mencetak generasi santri intelektual yang kompetitif dan berdaya saing, baik di kancah nasional maupun global.

Pewarta: Damayanti.

Kembali ke Atas