UNIIB GELAR TES SELEKSI CAMABA PASCASARJANA, CAMABA REGULER DAN LPPD BUKTIKAN KESIAPANNYA

BANYUWANGI – Program Pascasarjana Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menyelenggarakan tes seleksi calon mahasiswa baru (camaba) sejumlah 64 peserta jenjang Magister (S2) pada Sabtu (25/7/2026) bertempat di Kampus 2 UNIIB. Pelaksanaan seleksi tahun ini diikuti oleh peserta dari dua jalur penerimaan, yaitu jalur reguler dan jalur beasiswa Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Jawa Timur.

Pada jalur reguler, tercatat sebanyak 32 peserta mengikuti proses seleksi yang tersebar pada dua program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Keluarga Islam (HKI). Rangkaian tes yang diujikan pada jalur ini meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Wawasan Kebangsaan, dan Tes Wawancara.

Sementara itu, pada jalur beasiswa LPPD Jawa Timur yang secara khusus diperuntukkan bagi Program Studi PAI, jumlah peserta yang mengikuti seleksi juga tercatat sebanyak 32 orang. Materi seleksi pada jalur ini terdiri atas Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Wawasan Kebangsaan, serta Tes Baca Kitab Kuning sebagai instrumen penilaian tambahan yang relevan dengan kompetensi keagamaan calon mahasiswa.

Salah satu peserta jalur reguler, Nyai Noor ismiyatul Laila, S.Ag., S.Pd., mengaku soal-soal yang diujikan cukup menguras pikiran. Meski demikian, ia mengapresiasi keramahan panitia selama pelaksanaan tes, termasuk fasilitas paket data yang disediakan bagi peserta yang membutuhkan.

“Pertanyaannya lumayan menguras otak. Tapi panitianya ramah sekali, sampai difasilitasi paket data, ini keren lo ya. Sabar setiap ada yang butuh pertolongan,” ujar Nyai.

Ia menyampaikan, tujuannya melanjutkan studi ke jenjang magister adalah untuk menambah ilmu dan wawasan. Ia yang telah 34 tahun tidak menempuh pendidikan formal mengaku memiliki semangat besar untuk kembali berkuliah, dan berharap mendapat bimbingan penuh selama menempuh studi di Pascasarjana UNIIB.

“Saya berharap ketidaktahuan saya bisa benar-benar dibimbing di Pascasarjana ini. Karena saya sudah 34 tahun tidak kuliah, dan ini saya punya semangat menyala untuk kuliah lagi. Jadi saya menyampaikan permohonan, semoga camaba yang sudah berumur seperti ini terus mendapatkan perhatian,” katanya.

Kesan berbeda disampaikan peserta Beasiswa LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur 2026, Ervin Indriana Inayati, S.Pd. Ia mengaku sempat merasa gugup karena baru pertama kali mengikuti tes TPA dalam proses seleksi.

“Deg-degan sih, soalnya ini pertama kali saya ikut TPA. Dulu saya juga pernah ikut seleksi LPPD, tapi waktu itu nggak ada tes TPA-nya. Jadi ini benar-benar pengalaman pertama buat saya. Rasanya juga kayak belajar dari awal lagi, harus mengingat-ingat lagi materi yang dulu pernah dipelajari,” ujar Ervin.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya menjaring calon mahasiswa magister yang memiliki kesiapan akademik sekaligus kompetensi keagamaan yang memadai, khususnya bagi peserta jalur beasiswa yang diproyeksikan menjadi tenaga pendidik dan pengembang pendidikan diniyah di wilayah Jawa Timur.

Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan dalam waktu dekat, dan bagi peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan proses akademik pada semester mendatang sesuai dengan kalender akademik yang ditetapkan oleh Program Pascasarjana UNIIB.

Pewarta: Annisa Damayanti

Kembali ke Atas