WORKSHOP KURIKULUM OBE BERLANJUT, KINI MASUK TAHAPAN MENYUSUN RPS DAN SAP
BANYUWANGI – Fasilitator penyusunan kurikulum OBE masih terus mengawal berlangsungnya proses pembaruan kurikulum terbaru ini. Pada Selasa pagi (14/7/2026), proses yang sudah mencapai tahap penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) dan SAP (Satuan Acuan Perkuliahan) dimulai.
Dalam sesi Wrokshop ini, GPM (Gugus Penjamin Mutu) setiap fakultas turut diundang, karena termasuk menjadi mata rantai dalam diseminasi kurikulum OBE yang pada nantinya juga akan disampaikan pada setiap dosen di Tingkat Fakultas. Moderator sekaligus Wakil Rektor I, Dr. H. Ahmad Aziz Fanani, M.Pd. mengarahkan bahwa sesi ini akan sarat dengan pembedahan terhadap sebuah RPS dan kemudian dilanjutkan dengan SAP.
“Jadi bapak-ibu, di momen workshop lanjutan pagi ini hingga sore nanti, kita akan membedah RPS dan SAP. Kita akan mempelajari dan memahami isinya. Di mana setiap orientasinya, Kaprodi dapat menyusun RPS dan SAP mata kuliah. Agar nanti, mulai dari template, format dan teknisnya bisa disampaikan kepada masing-masing dosen,” ujar Dr. H. Aziz.



Forum ini menjadi penting, mengingat Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) sebagai perguruan tinggi harus terus memberikan sistem terbaik bagi pengalaman kuliah seluruh mahasiswa. Dr. H. Aziz memberikan ruang penuh bagi peserta workshop untuk menjadikan sesi kali ini untuk sharing, sehingga pola dan kultur akademik juga tercermin dalam hasil pemahaman masing-masing individu.
“Melalui fasilitator, di sini kita dikumpulkan bukan untuk mengajari. Melainkan, lebih ke sharing. Jadi, tidak perlu tegang dan kita bisa diskusi dengan lebih Santai. Tetapi, tetap berorientasi pada penyelesaian dokumen kurikulum yang hampir selesai ini,” tambahnya.
RPS dan SAP yang merupakan lampiran dari dokumen kurikulum OBE ini, jika sudah tuntas akan disahkan oleh Rektor UNIIB dan kemudian dikodifikasi menjadi kurikulum terbaru di lingkungan Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi. (*)
Pewarta: Muhammad Sholeh Muria
