UNIIB HADIAHKAN BEASISWA KEPADA JUARA LOMBA DAKWAH ONLINE
BANYUWANGI – Setelah berlangsung kurang dari dua minggu masa pendaftaran sekaligus penilaian, Lomba Dakwah Online Tingkat SMA/MA/SMK Se-Banyuwangi akhirnya memasuki penghujung giatnya, yakni pembagian hadiah kepada para juara. Pembagian hadiah yang dilaksanakan pada Jumat siang (13/3/26) di Meeting Room Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi ini dihadiri oleh para pemenang, orang tua dan guru, serta hadir pula dari pimpinan UNIIB, yakni Wakil Rektor III, Dr. Kurniyatul Faizah, M.Pd.
Pengumuman pemenang yang baru dipublikasi menjelang waktu berbuka pada Kamis (12/3/26) itu menjadi momentum yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta. Dalam forum pembagian hadiah ini, Dr. Kurniyatul Faizah, M.Pd. menyambut hangat para juara dan pendampingnya. Serta mengucapkan terimakasih dan selamat atas partisipasi dan capaiannya, serta apresiasi pendamping kepada muridnya.
“Yang pertama dan yang utama kami sampaikan adalah selamat kepada para juara. Adik-adik semua telah melakukan hal yang terbaik. Dan kemudian, saya juga mengucapkan terimakasih kepada para pendamping yang telah membimbing dan memberikan ruang bagi mereka untuk menunjukkan talentanya,” ujarnya.
Momentum ini bukan saja menjadi kesempatan UNIIB mengenalkan kampusnya, melainkan juga kesempatan memberikan ruang tumbuh dan berkembang bagi anak-anak bangsa. Seperti disampaikan Ibu Kurniya, bahwa setiap prestasi sangat patut untuk dibanggakan.
“Ini merupakan sebuah prestasi yang harus kita banggakan. Mengingat, tidak setiap anak bangsa bisa dan mau menunjukkan kebolehannya. Sehingga dengan ini, kami dari UNIIB sangat memberikan paresiasi betul kepada segenap peserta,” tambahnya.
Bentuk apresiasi yang diberikan UNIIB kepada pemenang lomba ini tidak hanya materi berupa uang pembinaan saja. UNIIB juga memberikan kesempatan agar pemenang dapat melanjutkan studinya di Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi ini melalui jalur juara Lomba Dakwah Online ini, berupa voucher Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
“Untuk yang menang-menang ini nanti akan kita berikan beasiswa berupa gratis biaya DPP (Dana Pengembangan Pendidikan, red.),” jelas Wakil Rektor III itu.
Kompetisi yang diikuti puluhan peserta ini pada akhirnya menemukan titik benang pemenang setelah melalui mekanisme penilaian yang dilakukan oleh dewan juri. Dr. Akhmad Rudi Maswanto, M.H., salah satu dewan juri, dalam video yang diunggah di media sosial Instagram @uniib_official, memberikan penjelasan bahwa kriteria penilaian terbagi dalam beberapa aspek.
Di antaranya, yakni isi materi yang berupa kesesuaian materi dengan tema, kebenaran isi dan kedalaman materi, penggunaan dalil al-Quran dan hadis serta orisinalitas ide. Dalam hal penyampaian pun juga menjadi indikator penilaian yang meliputi kelancaran, intonasi, artikulasi serta penggunaan Bahasa yang baik dan benar.
Yang tidak kalah penting juga adab dan kesopanan. Hal ini mencakup pakaian, kesopanan tutur dan gestur. Dan yang terakhir adalah penggunaan waktu yang optimal. Dari kriteria di atas lah dewan juri pad akhirnya dapat memutuskan siapa saja yang menjadi pemenang.
“Pada akhirnya, dari sekian peserta yang telah menunjukkan penampilan terbaiknya, kami harus memilih yang terbaik di antara yang lain,” jelasnya.
Dari puluhan peserta, diambil tiga pemenang: juara pertama, Reny Farizkah (SMA Negeri Darussholah Singojuruh); juara kedua, Indana Zulfa (MA Darul Amien Gambiran); juara ketiga Ahmad Izzudin Karimy (MAN 2 Banyuwangi). Reny Farizkah dalam sebuah wawancara dengan tim media UNIIB merasa bangga saat pengumuman menyebutnya sebagai pemenang.
“Ini jadi hal yang membanggakan buat diri saya, karena masih tahap belajar. Tapi, alhamdulillah dikehendaki untuk menjadi juara. Selain itu, jika ada rejeki, saya mungkin akan mengikuti AKSI (Indosiar),” terang Reny.
Harapan dari kampus, seperti yang disampaikan Dr. Kurniyatul Faizah, M.Pd. dalam penyambutannya, pemenang dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
“Dan mudah-mudahan nantinya, para pemenang ini bisa melanjutkan kuliah, jenjang yang lebih tinggi. kalau masih bingung kuliah di mana, ya di UNIIB saja,” pungkasnya diikuti renyah tawa hadirin.
