PERDANA, MAHASISWA KKN DESA KEDUNGASRI LANGSUNG GELAR DUA PROGRAM KERJA
Pada hari Selasa, 22 Juli 2025 mahasiswa KKN PPM Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Kelompok 08 yang bertempat di Desa Kedungasri secara resmi memulai pelaksanaan program kerja perdana dari dua program studi, yaitu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Kegiatan ini dilaksanakan di MI Shilahul Muslimin sebagai lokasi pertama dari rangkaian pelaksanaan program kerja yang direncanakan di beberapa lembaga pendidikan dasar lainnya di Desa Kedungasri.
- Program Kerja Program Studi Pendidikan Agama Islam (Fiqih Ubudiyah),
Kegiatan ini menyasar siswa kelas IV hingga VI MI Shilahul Muslimin. Materi yang disampaikan mencakup pembahasan tentang tata cara wudhu, tayammum, dan praktik bersuci dalam kondisi tertentu, seperti ketika mengalami luka dan harus menggunakan perban.
Program ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dasar-dasar ibadah, khususnya dalam hal bersuci, kepada peserta didik sejak usia dini. Dengan memahami konsep fiqih ubudiyah secara benar, siswa diharapkan dapat melaksanakan ibadah dengan sah dan sesuai syariat. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendukung pendidikan karakter melalui penanaman nilai-nilai kebersihan, disiplin, dan ketertiban dalam beribadah.
Manfaat dari program ini antara lain meningkatkan pemahaman siswa mengenai praktik bersuci dalam Islam sebagai syarat sahnya ibadah, serta membantu guru dalam menyampaikan materi ajar agama dengan pendekatan yang lebih praktis dan aplikatif. Selain itu, program ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu keagamaannya secara langsung di tengah masyarakat, menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam, serta mendorong terwujudnya sinergi antara mahasiswa, guru, dan siswa dalam proses pembelajaran agama yang kontekstual dan menyenangkan.
- Program Kerja Program Studi PGMI (Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Karya Seni Kolase)
Kegiatan ini ditujukan bagi siswa kelas I hingga III. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk membuat karya seni kolase menggunakan sampah plastik yang telah dibersihkan. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas siswa melalui kegiatan kolase, melatih motorik halus dengan memanfaatkan limbah plastik, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui praktik daur ulang sampah plastik.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat berupa pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa, meningkatkan kontribusi mahasiswa kepada lembaga pendidikan dasar, serta membangun kerja sama yang positif antara mahasiswa, guru, dan siswa dalam proses pembelajaran.
Kepala Madrasah MI Shilahul Muslimin yaitu Bapak Supriyanto memberikan apresiasi tinggi terhadap kedua program kerja yang telah dilaksanakan. Menurut beliau, meskipun materi yang disampaikan pada program Fiqih Ubudiyah terkesan sederhana, seperti bersuci, namun sangat penting karena banyak siswa yang belum memahami secara benar tentang batasan dan tata cara bersuci.
Sementara itu, pada program kolase, pihak sekolah menilai kegiatan ini sangat relevan dengan pembelajaran tematik di tingkat dasar dan dapat menjadi inspirasi bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran kreatif di kelas. Para guru juga merasa terbantu karena kegiatan ini sesuai dengan tujuan pendidikan dasar, yaitu mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Pihak sekolah menyampaikan dukungan penuh dan membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk melanjutkan program-program serupa ke depannya. Pelaksanaan program kerja perdana ini merupakan langkah awal dalam memberikan kontribusi nyata mahasiswa KKN PPM UNIIB kepada masyarakat melalui dunia pendidikan. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga dapat membentuk generasi muda yang lebih peduli, kreatif, dan religius.
“Kebaikan tidak selalu harus besar. Bahkan langkah kecil yang konsisten, jika dilakukan dengan niat yang tulus, akan membawa perubahan besar di masa depan.”
Oleh: Ikfina Ilma Salwa (Tim Publikasi Kelompok 8 Kedungasri)
