PANGGUNG TEATRIKAL UKM TEATER PINGGIR KALI
(KOLABORASI ASOSIASI TEATER BANYUWANGI)
BANYUWANGI – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Pinggir Kali Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) yang berkolaborasi dengan Asosiasi Teater Banyuwangi mempersembahkan Pentas Produkasi sebagai ajang teatrikal unjuk karya dan kreativitas mahasiswa khususnya pelakon seni. Kegiatan ini digelar pada Selasa malam, (30/9/25) bertempat di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin UNIIB.
Pentas kali ini menampilkan beragam karya penting dari sastrawan-sastrawan terkemuka, di antaranya monolog Prodo Imitatio karya Arthur S. Nalan, pembacaan puisi Aku Masih Sangat Hafal Nyanyian Itu karya KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), serta pementasan Orang-Orang Kasar karya Anton Cheko yang telah disadur oleh WS. Rendra. Kehadiran karya-karya besar tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkaya pengalaman estetis bagi para penonton.
Miftahul Ulum selaku panitia menjelaskan bahwa teatrikal ini menjadi bukti nyata bagaimana mahasiswa mampu mengolah karya sastra menjadi pertunjukan yang bermakna.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena merupakan wujud ekspresi orang-orang kesenian. Justru kegiatan ini memberikan ruang dan wadah untuk menampung segala aspirasi,” ujarnya saat dihampiri untuk diwawancarai.
Ketua UKM Teater Pinggir Kali, Ahmad Munif Hidayat, kerap disapa Munif itu menambahkan bahwa keistimewaan pentas tahun ini terletak pada kolaborasi dengan Asosiasi Teater Banyuwangi. Munif juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus menjadi ruang gerakan alternatif di dunia seni.
“Harapan kami, pentas produksi ini mampu menghidupkan ekosistem teater sekaligus mendobrak gerakan-gerakan konvensional menjadi gerakan alternatif,” tegasnya.
Pementasan teatrikal ini mendapatkan kesan hangat dari penonton yang menjadi penikmat seni, setiap karya yang dibawakan sukses menggugah suasana, mulai dari monolog, puisi, hingga panggung lakon. Tepuk tangan meriah mengiringi akhir setiap pementasan, menjadi bukti bahwa karya seni masih relevan untuk menyampaikan pesan penting bagi kehidupan.
Salah seorang penikmat seni, yang turut hadir, Mualifa mengaku sangat terkesan dengan pertunjukan ini.
“Malam ini saya ngerasa mendapat pengalaman yang sangat berkesan. Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga renungan”, cakap Mualifa mengungkapkan Perasaannya.
Dengan suksesnya pentas produksi ini, UKM Teater membuktikan perannya bukan hanya sebagai ruang apresiasi seni, tetapi juga sebagai wahana pendidikan karakter, penyampai gagasan, dan penguat ekosistem kreatif di lingkungan kampus.
Sumber: Humas UNIIB.
