MUSYKER UNIIB, MANIFESTASI WASIAT PENDIRI YANG PENUH KEKOMPAKAN

BANYUWANGI – Pelaksanaan rencana kerja tahun 2025 telah usai, kini melangkah ke tahun berikutnya. Inilah yang sedang dilaksanakan oleh Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) yang dipimpin oleh Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I., yakni Musyawarah Kerja dalam rangka penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2025.

Giat tahunan yang digelar di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin UNIIB pada Jumat (23/1/26) siang, dihadiri oleh Pembina dan segenap pengurus Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ibrahimy (YASMY), Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT di lingkungan UNIIB. Harapan baru selalu menjadi angin segar setiap tahunnya.

Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. dalam sambutan menyatakan, tantangan UNIIB semakin tahun kian pelik. Dan Musyker ini menjadi titik tolak yang perlu mendapat atensi oleh seluruh Satuan Kerja (Satker).

“Kini, seiring dengan berdiri dan berkembangnya kampus-kampus di Banyuwangi, tantangannya semakin besar. Oleh karena itu, forum Musyker tahun 2026 ini harus menjadi titik tolak dalam menjalankan dan mengelola lembaga dengan baik. Untuk itu, melalui Musyker ini, harapan untuk senantiasa membangun kekompakan akan berdampak pada stabilitas eksistensi kampus ini,” ujar Pak Lukman, sapaannya.

Dalam konteks lembaga Pendidikan seperti UNIIB, pelaksanaan program yang direncanakan setiap Satker, tentunya didorong dengan anggaran yang proporsional. Kemajuan kampus, kata Pak Lukman, dapat tercapai dengan perencanaan anggaran yang baik.

“Dengan Musyker, mari kita rencanakan program-program yang dapat memajukan UNIIB ini. Dan juga dengan rencana anggaran yang pastinya sesuai dengan kebutuhan (untuk kemajuan, red.),” imbuhnya.

Selaras dengan yang disampaikan Rektor, Ketua YASMY, KH. Muwafiq Amir, B.A. selain memberikan apresiasi, juga menuangkan afirmasi dalam sambutan arahannya terkait kekompakan memajukan kampus Islam pertama di ujung timur pulau Jawa ini.

“Musyker merupakan satu forum di mana kiat-kiat memajukan Ibrahimy tercapai. Kita melaksanakan Musyawarah Kerja ini dilandasi dengan asas musyawarah, pemikiran serta kekompakan,” kata Kiai Muwafiq.

Menyadur butir wasiat salah satu pilar pendiri UNIIB, yakni KH. Imam Zarkasyi Djunaidi, Kiai Muwafiq mengingatkan bahwa gerakan atau program yang dilakukan oleh kampus harus berorientasi pada peningkatan kualitas dan kuantitas.

“Sebagaimana wasiat Kiai Zarkasyi, bahwa Ibrahimy ini harus senantiasa meningkatkan kualitas dan kuantitasnya, yang dilandasi dengan musyawarah,” jelas Kiai Muwafiq.

DIsambung dengan pengarahan yang lebih teknis, Sekretaris YASMY, Drs. Moh. Hasyim, M.Pd. memberikan tambahan pengarahan dalam forum tersebut kepada para hadirin, yang mana poin-poin yang disampaikan ini merupakan kristalisasi beberapa kali pertemuan Yayasan.

“Di tahun ini, yang menjadi fokus dan bersifat urgen meliputi tiga fokus itu. Pertama, mengenai pemenuhan hal-hal yang menyangkut asesmen. Kedua, fokus akreditasi, program studi maupun institusi. Dan yang terakhir, setiap satker perlu membaca kembali manajemen di tahun sebelumnya (untuk proyeksi, red.). Pengarahan ini merupakan kristalisasi, bukan penuntutan. Artinya, pengarahan ini ditujukan untuk kebaikan Universitas,” terang Pak Hasyim.

MUSYAWARAH: Peserta Sidang Pleno bersama pimpinan saat membahas RKAT.

Sidang Pleno RKAT dilakukan selepas pembukaan usai di Meeting Room UNIIB. RKAT yang sudah disusun oleh setiap Satker ditinjau secara kritis oleh pemimpin masing-masing Satker, berikut didiskusikan dan akhirnya ditetapkan sebagai rencana setahun ke depan.

Tahapan Musyker yang penuh dengan nafas kebersamaan, yang diejawantahkan dalam kemufakatan di dalam pleno, pada Sabtu (24/1/26) akan disosialisasikan kepada seluruh dosen dan pegawai. Di hari kedua ini, nuansa dresscode putih akan memadati Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin, yang juga digelar dengan istighatsah serta doa bersama, sebagai manifestasi langkah spiritual, serta meningkatkan ghirah perjuangan dalam pemajuan Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi. (*)

Kembali ke Atas