UNIIB TEKEN MoU DENGAN KEMENAG BANYUWANGI

GENTENG – Dalam rangka memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan agama, Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi telah menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) pada Sabtu, 22 Maret 2025 di Meeting Room. Acara penandatanganan MoU ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, di antaranya Kepala Kemenag Banyuwangi, Kasi Pendma Kemenag, Ketua LP Ma’arif Banyuwangi, Ketua MGMP PAI SMA, Ketua MGMP SMK, Ketua MGMP SMP, serta 26 Ketua KKM MA dan MTs se-Banyuwangi.

Rektor UNIIB, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam transformasi perguruan tinggi.

“Transformasi ke universitas menuntut kami untuk melakukan pembenahan, salah satunya dengan menjalin MoU dengan Kemenag Banyuwangi,” ujar Dr.H. Lukman Hakim, S.Ag., M.HI dalam sambutan.

Rektor UNIIB juga menyatakan bahwa MoU ini berorientasi pada keuntungan kedua belah pihak. “MoA (Memorandum of understanding Agreement) akan segera dilakukan setelah MoU, sebagai tindak lanjut dari kerja sama ini yang lebih dari sekadar PPL.

“Kami berharap, ke depan, Ibrahimy akan lebih maju dan eksis di tengah perguruan tinggi lainnya yang baru berdiri di Banyuwangi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Banyuwangi Dr. Chaironi Hidayat, S.Ag., MM, mengapresiasi langkah UNIIB dalam menjalin kerja sama ini dan berharap ke depan, MoU ini dapat berkembang dengan program-program yang lebih baik untuk kepentingan masyarakat.

Kegiatan ini menandai awal dari kerja sama yang lebih erat antara Kemenag Banyuwangi dan UNIIB, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Banyuwangi.

“Acara ini, telah lama direncanakan, bertujuan untuk membahas peran kampus agar tidak hanya menjadi menara gading di tengah masyarakat” ujar Dr. H. Kholilur Rahman, M.Pd.I., Direktur Pascasarjana dengan lugas.

Forum diskusi yang melibatkan Kepala Kementerian Agama, disepakati sejumlah program strategis, salah satunya adalah Beasiswa Guru Madrasah untuk pendidikan S2. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi guru madrasah untuk meningkatkan kompetensi akademik mereka. Selain itu, disepakati pula pendampingan dalam pembuatan bahan ajar dengan melibatkan dosen dari Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB), yang akan berkunjung langsung ke sekolah-sekolah yang telah menandatangani kesepakatan pada acara tersebut.

Program lainnya mencakup pendampingan kajian Islam Nusantara, pelatihan desain pembelajaran, serta pengembangan kurikulum dan penguatan riset. Semua program ini tergabung dalam suatu inisiatif yang dinamakan Panca Kesepahaman, yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan madrasah dalam memperkaya pendidikan di Indonesia. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan Nota Kesepahaman oleh kedua belah pihak yang menandai dimulainya kerjasama tersebut.

Oleh: HUMAS UNIIB

Kembali ke Atas