PASCASARJANA SOROTI TANTANGAN PAI DI ERA AI
BANYUWANGI – ProgramPascasarjana Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menyoroti tantangan Pendidikan Agama Islam (PAI) di era Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya merespons perkembangan teknologi saat ini. Dalam hal ini, Pascasarjana menuangkannya dalam kegiatan Studium Generale yang diselenggarakan pada Kamis siang (25/9/25) pukul 13.00 WIB bertempat di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin UNIIB.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidangnya, Prof. Dr. Abd. Halim Soebahar, MA., Guru Besar Program Studi Pendidikan Agama Islam FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Beliau menegaskan bahwasanya, peningkatan jenjang pendidikan guru PAI akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitasnya, dan hal ini menjadi kunci dalam merespons tantangan di era AI.

Direktur Pascasarjana UNIIB, Dr. H. Kholilur Rahman, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan salah satu ikhtiar yang telah dilakukan dalam meningkatkan mutu Pendidikan Islam Adalah melalui program beasiswa dari Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) rovinsii Jawa Timur. Program beasiswa menjadi langkah nyara dalam Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkuungan Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Islam.
Sebagai wujud implementasi, telah dirancang beberapa program kegiatan. Pertama, Student Exchange atau pertukaran mahasiswa yang akan dilaksanakan pada akhir Oktober ke Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta dan Universitas Alma Ata. Dalam kegiatan ini, mahasiswa akan melakukan presentasi proposal tesis sebagai ajang akademik sekaligus memperluas jejaring keilmuan.
Beliau juga menyampaikan program tugas akhir tidak hanya berupa penyusunan tesis, tetapi juga diarahkan pada dua capaian strategis,
“Kami juga melaporkan terkait tugas akhir mahasiswa tidak hanya berhenti sebagai tesis, tapp bisa berkembang jadi buku dan juga artikel di jurnal. Jadi, hasil penelitian mahasiswa bisa dibaca lebih luas dan bermanfaat bagi banyak orang” terang Direktur Pascasarjana dalam sambutan.

Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I., turut mensupport kegiatan ini, dibuktikan dalam sambutannya,
“Saya berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Jangan berhenti di penyusunan tesis, tapi kembangkan menjadi buku dan artikel di jurnal. Rektorat tentu mendukung penuh langkah-langkah inovatif ini agar kampus semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat” tutur Rektor UNIIB dengan ramah.
Kegiatan yang diikuti oleh Mahasiswa Program Pascasarjana Semester 1 hingga semester 3 diharapkan dapat menghasilkan menghasilkan rekomendasi strategis mengenai penguatan kapasitas guru PAI. Dengan demikian, PAI tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan tiga pilar fundamentalnya.
Selain penyampaian materi dari narasumber, kegiatan Studium Generale juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif. Para mahasiswa Pascasarjana turut antusias menyampaikan pertanyaan dan pandangannya seputar tantangan Pendidikan Agama Islam di era AI, sehingga forum berjalan hidup dan dinamis.
Sumber: Humas UNIIB.
